Fakultas Hukum Unpar didirikan pada tanggal 15 September 1958.

Sejak tahun 1982 Fakultas Hukum telah menyelenggarakan proses pendidikan dengan menggunakan
Sistem Kredit Semester (SKS).

Tujuan penyelenggaraan pendidikan tinggi hukum di Unpar adalah melahirkan sarjana hukum yang :

1.
2.

3.

4.
5.
6.

Menguasai hukum, khususnya hukum yang berlaku di Indonesia;
Menguasai dasar-dasar ilmiah dan dasar-dasar keterampilan kerja untuk mengembangkan ilmu hukum dan hukum;
Mengenal dan peka akan masalah-masalah keadilan dan masalah-masalah kemasyarakatan;
Mampu menganalisis masalah-masalah hukum dalam masyarakat;
Mampu menggunakan dan menerapkan hukum sebagai sarana untuk memecahkan masalah kemasyarakatan dengan arif dan bijaksana dan tetap berdasar pada prinsip-prinsip hukum;
Mampu melakukan penelitian dalam arti menemukan hukum (recht vinding).

Untuk dapat menyelesaikan studi strata 1 (S1) mahasiswa harus sudah mengumpulkan sekitar 159 SKS.

Kurikulum pada Fakultas Hukum Unpar terbagi dalam 5 kelompok yaitu
1. Kelompok Matakuliah Umum (MKU) yang bertujuan membina keimanan dan memberikan wawasan filosofis, kultural, dan sosial dalam mempelajari hukum;
2. Kelompok Mata Kuliah Dasar Keahlian Hukum (MKDKH) bertujuan memberikan pengetahuan dasar yang diperlukan untuk membentuk keahlian hukum;
3. Kelompok Mata Kuliah Pembulat (MKPL) yang bertujuan memberikan pengetahuan hukum sebagai penunjang dan pembulat untuk mempelajari hukum secara interdisipliner dan komprehensif:

5. Kelompok Mata Kuliah Keterampilan/Kemahiran Hukum (MKKt) bertujuan memberikan keterampilan dan kemahiran teknis dalam menyelesaikan persoalan-persoalan praktikal di bidang hukum.

Tenaga Pengajar pada Fakultas Hukum Unpar berjumlah 66 orang, yang terdiri dari dosen tetap dan dosen tidak tetap, dengan latar belakang pendidikan doktor sebanyak 10 orang , magister 18 dan sarjana 38 orang.

 

 


 

@ Created By Tisna