Seminar Nasional | Pendaftaran | Kesekretariatan

Seminar Nasional, Jumat 22 Desember 2006, pukul 08.00 - 16.00
PENJAMINAN MUTU PERGURUAN TINGGI DAN
SISTEM PANGKALAN DATA PENDUKUNGNYA

Majesty Service Apartement, Jl. Surya Sumantri No. 91 Bandung 40164

Latar Belakang

          Garis besar kebijakan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi yang baik selayaknya disusun atas dorongan faktor internal dan eksternal. Faktor internal ini misalnya adalah itikad untuk menyelenggarakan proses pendidikan yang unggul dalam kualitas akademik dan bervisi untuk menjadi komunitas akademik peringkat internasional. Sedangkan faktor eksternal yang utama berasal dari visi dan misi Depdiknas, dimana misi ini kemudian diterjemahkan menjadi Standar Nasional Pendidikan (PP 19/2005). Standar ini berisi delapan butir komponen standar penjaminan mutu, yaitu standar Isi, Proses, Kompetensi Lulusan, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Sarana dan Prasarana, Pengelolaan, Pembiayaan, dan Penilaian Pendidikan. Perguruan tinggi di Indonesia wajib mengadopsi kedelapan komponen standar ini sebagai komponen minimal dalam penjaminan mutu pendidikan dan dapat menambahkan komponen-komponen lain yang dianggap penting. Sebagai contoh, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) menambahkan enam komponen lagi di dalam Sistem Penjaminan Mutu, yaitu Integritas dan Jatidiri, Kemahasiswaan, Sistem Informasi, Penelitian – Pengabdian Masyarakat, Kesejahteraan, dan Kerjasama.

          Proses penjaminan mutu perguruan tinggi perlu dijalankan melalui tahap-tahap yang terangkai dan didukung oleh sistem pangkalan data (basisdata) yang terintegrasi. Pangkalan data pada sistem ini harus berisi data yang lengkap/menyeluruh, akurat, up to date dan terklasifikasi dengan baik, sehingga dapat difungsikan sebagai sumber informasi dalam mengevaluasi komponen-komponen penjaminan mutu. Dengan memiliki sistem pangkalan data terintegrasi untuk mengelola data yang lengkap dan up to date, melalui sarana yang disediakan Dikti dan perangkat lunak untuk keperluan ini, perguruan tinggi lalu dapat meghubungkan sistem tersebut ke Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) Nasional, sehingga kelancaran evaluasi penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi yang diprogramkan Dikti dapat dijamin. Selain itu, kelancaran proses penjamian mutu internal yang dicanangkan oleh perguruan tinggi juga dapat didukung.

           Tahap awal dalam pembangunan sistem pangkalan data adalah penyusunan master plan dari pangkalan data. Karena itu, tahap ini perlu dilakukan untuk mendapatkan hasil berupa dokumen master plan yang terutama berisi pemodelan konseptual atau lojik dari pangkalan data. Master plan ini pada tahap selanjutnya akan menjadi dasar dari pengembangan sistem – sistem informasi yang diperlukan sebagai pendukung penjaminan mutu perguruan tinggi.

Tujuan

Tujuan dari seminar adalah menyebar-luaskan

  • konsep penjaminan mutu perguruan tinggi
  • metodologi pembangunan sistem informasi pendukung penjaminan mutu perguruan tinggi
  • metodologi perancangan dan master plan pangkalan data pendukung penjaminan mutu perguruan tinggi kepada masyarakat perguruan tinggi di Indonesia.

Waktu dan Tempat

Hari/Tanggal : Jumat, 22 Desember 2006
Tempat : Majesty Service Apartement, Jl. Surya Sumantri No. 91 Bandung 40164
Jadwal : 08.00 : Pembukaan
16.00 : Penutupan

Peserta Seminar

Peserta seminar adalah wakil-wakil dari perguruan tinggi di Indonesia. Undangan akan disebar-luaskan melalui email, fax / surat dan melalui iklan di media masa.

Pembicara Seminar

  • Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Dep. Pendidikan Nasional
    Topik : Kebijakan Penjaminan Mutu Pendidikan di Indonesia
  • Ahli Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (Prof. Dr. Johanes Gunawan S.H., LL.M)
    Topik : Penjaminan Mutu di Perguruan Tinggi
  • Ketua Tim Penjaminan Mutu Unpar (Pius Sugeng, Ph.D)
    Topik: Penjaminan Mutu di Unpar
  • Ahli Perancangan Basisdata (Dr. Ir. Benhard Sitohang – STEI ITB)
    Topik: Perancangan Pangkalan Data untuk Mendukung Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi
  • Ahli Sistem Informasi Perguruan Tinggi (Dr. Ir. Inggriani Liem – STEI ITB)
    Topik: Pembangunan Sistem Informasi untuk Mendukung Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi
  • Pengembang EPSBED untuk perguruan tinggi Indonesia (Ir. Stefanus A. Wartono, SE., MBA )
    Topik: Aplikasi EPSBED - Dahulu, Sekarang, dan Kemudian
  • Tim Task Force Program-1 PHK K-3 UNPAR
    Topik: Proses Penyusunan dan Master Plan Pangkalan Data untuk Mendukung Penjaminan Mutu, Studi Kasus : Unpar

Penyelenggara:

Kerja sama
1. UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN Bandung
2. DIRJEN PENDIDIKAN TINGGI Depdiknas Indonesia
melalui Program Hibah Kompetisi (PHK) INHERENT K-3 2006.

Pendaftaran

Klik disini untuk melakukan pendaftaran secara online.