Seminar Nasional Teknik Sipil

sekilas tentang seminar nasional teknik sipil

Latar Belakang

        Konstruksi pembangunan merupakan bagian dari kehidupan manusia yang tidak akan berhenti dan terus mengalami perkembangan dari masa ke masa. Berbagai inovasi yang ditemukan oleh para ahli membawa pembangunan itu sendiri ke arah yang semakin baik. Pernahkah Anda mendengar atau membaca kutipan kalimat,"Selama konstruksi masih dibangun di atas muka bumi, maka Teknik Sipil tetap menjadi rajanya?". Kalimat itu merupakan sebuah kalimat klasik yang dapat membakar semangat para ahli Teknik Sipil. Di sinilah tugas dari Teknik Sipil untuk untuk terus berkarya dalam usaha menciptakan konstruksi yang semakin kokoh dan tangguh, yang sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan manusia. Kebutuhan manusia inilah yang semakin menuntut para pihak untuk saling berbagi pengetahuan, menyampaikan hasil penelitian dan pengalamannya, sehingga tercipta pertukaran pikiran yang pada akhirnya menghasilkan prestasi dan perkembangan ilmu yang pesat, yang sangat bermanfaat bagi dunia konstruksi.

        Namun ada hal lain yang harus digarisbawahi bahwa konstruksi sangat terpengaruh pada bahan konstruksi yang dipilih karena setiap bahan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Secanggih dan semegah apapun konstruksi yang dibangun di atas muka bumi, konstruksi tersebut tidak akan memiliki arti apapun jika pada proses pembangunan kontraktor tidak mengetahui dan mengenal jenis bahan konstruksi yang dipilih. Di samping itu, walaupun jenis materialnya telah diketahui, bukanlah suatu jaminan konstruksi dapat berjalan dengan baik karena masih ada hal yang harus diperhatikan, misalnya dalam pelaksanaan penggunaan material tersebut.

        Salah satu material struktur yang penting dalam menunjang pembangunan di bidang konstruksi adalah baja. Banyak kelebihan yang dimiliki oleh material baja, yang membuatnya semakin banyak digunakan manusia dalam pembangunan. Sifat daktilitas yang dimiliki baja, menjadikan material ini cocok digunakan dalam konstruksi tahan gempa, untuk menjamin tetap berdirinya suatu konstruksi di daerah rawan gempa seperti di Indonesia. Material baja dapat berdiri sendiri dalam struktur atau dapat pula dikombinasikan dengan material lain, seperti beton. Kebutuhan manusia yang semakin tinggi akan kualitas konstruksi, membuat manusia semakin menggali berbagai kelebihan yang dimiliki baja. Banyak hal yang dapat dikupas dari material baja ini, seperti perilaku dan perancangan struktur baja, produksi material dan profil baja, industri konstruksi baja, perlindungan terhadap korosi, inovasi untuk struktur baja, baja ringan, perancanagan tahan api struktur baja, dan lain sebagainya, di mana tidak tertutup juga ada kekurangan yang dimiliki baja. Banyak orang enggan menggunakan struktur baja untuk konstruksi bangunan rendah karena dinilai lebih mahal dari struktur beton. Namun bila baja digunakan untuk struktur bangunan yang tinggi, penggunaan material baja akan lebih menghemat biaya. Selain itu tidak tertutup kemungkinan munculnya inovasi baru di mana baja cukup efisien untuk digunakan pada bangunan rendah.

        Pada kesempatan ini, Himpunan Mahasiswa Jurusan Sipil Universitas Katolik Parahyangan Bandung hendak mengadakan sebuah seminar dalam skala nasional. Seminar ini akan membahas berbagai hal yang terkait dengan peranan material baja dalam dunia konstruksi dengan mendatangkan para ahli. Dengan seminar nasional ini diharapkan para ahli dapat saling menyampaikan inovasi dan perkembangan terbaru dari material baja yang memberikan suatu wawasan baru kepada khalayak umum. Dengan demikian masyarakat pada umumnya dan para ahli Teknik Sipil pada khususnya, dapat semakin mengenal dan menggunakan material baja dalam pembangunan yang lebih luas lagi.

Tujuan
  • Mendeseminasikan penelitian dan inovasi konstruksi baja
  • Berbagi pengalaman dalam industri konstruksi baja di Indonesia
Topik
  1. Perilaku dan perancangan struktur baja
  2. Produksi material dan profil baja
  3. Industri konstruksi baja
  4. Perlindungan terhadap korosi
  5. Inovasi bentuk struktur baja
  6. Baja ringan (cold formed steel)
  7. Perancangan tahan api struktur baja
Panitia Pengarah
  1. Prof. Bambang Suryoatmono, Ph.D.
  2. Prof. M. Sahari Besari, Ph.D.
  3. Prof. Priyo Suprobo, Ph.D.
Pembicara Kunci
  1. Ir. Davy Sukamta
    PT. Davy Sukamta
    "Rancangan Struktur Baja pada Gedung Tinggi; Seni atau Sains?"
  2. Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES., DEA
    Universitas Gajah Mada
  3. Prof. Bambang Suryoatmono, Ph.D.
    Universitas Katolik Parahyangan
Pembicara
  1. Dr. Ir. Hidayat Soegihardjo, M.Ms.
    Institut Teknologi Sepuluh November
    "Respon Inelastik Sistem Rangka Batang Pemikul Momen Khusus Tipe Bresing-X pada Gedung Tinggi"
  2. Dr. Ir. J. Adhijoso Tjondro, M.Eng.
    Universitas Katolik Parahyangan
    "Evaluasi Modulus Elastisitas dan Rasio Redaman dari Balok Cold-Formed Steel dengan Metode Getaran Bebas"
  3. Miklos Gerstenfeld, MSc., SVR.
    PT. Gersumo Libel
    "Composite Floor Systems, Safe or not?"
  4. Drajat Agung Prabowo
    SMK Negeri 7 (STM Pembangunan) Semarang
    "Penggunaan Inhibitor Natrium Fosfat sebagai Pengendali Korosi Baja Tulangan Beton"
  5. Ir. Muslinang Moestopo, MSEM, Ph.D.
    Institut Teknologi Bandung
    "Perkembangan Mutakhir Ketentuan Perencanaan Struktur Baja Tahan Gempa"
  6. Ir. Nathan Madutujuh, MSc.
    "Analisis Nonlinier Untuk Struktur Baja"
  7. Dr. Ir. Paulus Karta Wijaya, MT.
    Universitas Katolik Parahyangan
  8. Ir. Tavio, MSc., Ph.D.
    Institut Teknologi Sepuluh November
    "Usulan Penggunaan Pengaku Balok Baja C-Cold Formed Steel"
  9. Ir. Usman Hasan, MM, IPMD, G1
    PT. Teamworx Indonesia
    "Using End Plate Stiffener (Haunch) on Tape Connection to Reduce Vertical Displacement in Wide Span Structure"
  10. Ir. Widija Suseno Widjaja, MT.
    Universitas Soegijapranata Semarang
    "Kekuatan Mekanis Beton dengan Campuran Agregat Kasar Hasil Limbah Pabrik Baja"
  11. Dr. Ir. Wiryanto Dewobroto, MT.
    Universitas Pelita Harapan
    "Fenomena Curling Pelat dan Jumlah Baut Minimum Sambungan"
  12. Ir. Yurisman, MT.
    Politeknik Negeri Padang
    "Perilaku Link Geser dengan Pengaku Diagonal Badan pada Sistem Struktur Rangka Baja Berpenopang Eksentrik (EBF)"
  13. *dan sejumlah pembicara lainnya
Peserta
Berbagai kalangan yang diharapkan berpartisipasi dalam seminar ini adalah:
  • Konsultan
  • Kontraktor
  • Pabrik baja
  • Peneliti
  • Dosen
  • Mahasiswa
  • Dan berbagai kalangan lain baik pemerintah maupun swasta.
Biaya pendaftaran
  • Pemakalah : Rp 400.000,-
  • Peserta Umum : Rp 500.000,-
  • Peserta Dosen/Peneliti : Rp 400.000,-
  • Peserta Mahasiswa : Rp 250.000,-
Biaya sudah termasuk:
  • Seminar Kit dan CD Prosiding
  • 4x snack
  • 2x makan siang
Harga Buku Prosiding Rp 100.000,-

.

Untitled Document